Pages

Rabu, 18 November 2009

SEJARAH PERKEMBANGAN INTERNAL MEMORI

Perkembangan teknologi internal memory internal komputer dapat dilihat dari jenis-jenis berdasarkan pengelompokannya. Ada dua jenis pengelompokan memory, yang pertama yaitu:

· First-Level (L1) Cache

· Second-level (L2) Cache

· Memory module

Dan ada juga pengelompokan intenal memory yang kedua, yaitu :

· RAM (Random Access Memory)

· ROM (Read Only Memory)

Berikut penjelasan untuk masing-masing jenis internal memory.

· First-Level (L1) Cache

Merupakan memory yang terletak paling dekat dengan prosesor (lebih spesifik lagi dekat dengan blok CU (Control Unit)). Penempatan cache di prosesor dikembangkan sejak PC i486. Pada tingkatan ini memorynya memiliki tingkatan paling kecil (16 KB), tapi memiliki kecepatan akses dalam hitungan nanodetik (sepermilyar detik). Data yang berada di memory ini adalah data yang paling penting dan paling sering diakses. Biasanya data disini merupakan data yang telah diatur melalui OS menjadi data prioritas tertinggi (High Priority).

· Second-Level (L2) Cache

Memory ini terletak di motherboard (spesifik èCOAST : Cache On a Stick). Akan tetapi juga ada yang terintegrasi langsung dengan motherboard, atau juga ada yang terintergrasi dengan Processor Module. L2 Cache ini kapasitasnya lebih besar daripada L1 Cache. Ukurannya berkisar antara 256 KB – 2 MB. Biasanya L2 Cache yang lebih besar diperlukan di motherboard untuk server. Kecepatan aksesnya sekitar 10 ns.

· Memory Module

Memor module memiliki kapasitas antara 4 MB – 512 MB. Kecepatan aksesnya berbeda-beda. Ada yang berkecepatan 80 ns, 60 ns, 66 MHz (=15 ns), 100 MHz (=10 ns), dan sekarang telah dikembangkan PC133MHz(=7.5 ns).

Memory module dikelompokkan menjadi dua, yaitu :

1. Single In-Line Memory Module (SIMM)

Single pada SIMM ini dimaksudkan dalam penomoran pin. Dilihat dari fisiknya pin dan pin yang berada tepat dibaliknya memiliki nomor yang sama, artinya kedua pin itu sekuens proses yang sama. SIMM yang pertama kali dibuat pada modul 8 bit untuk penyelarasan lebar data dari prosesor itu sendiri. SIMM generasi pertama ini digunakan pada PC generasi sebelum 80286.

2. Dual In-Line Memory Module (DIMM)

Dual disini berarti kedua sisi dari penampakan fisik menunjukkan bahwa dua buah sisi menjalankan sekuens proses masing-masing, namun masih mendukung satu proses utama yang sama.

Meskipun prosessor 64 bit terlalu jarang untuk kalanagn PC, memory telah mengembangkan jalannya terlebih dahulu. DIMM sekarang ini telah memiliki lebar data 64 bit.

· RAM (Random Access Memory)

RAM ditemukan oleh Robert Dennard dan diproduksi oleh intel secara besar-besaran pada tahun 1968, jauh sebelum PC ditemukan oleh IBM tahun 1981. Pada awal diciptakan, RAM membutuhkan tegangan 5 volt untuk dapat berjalan pada frekuensi 4,77 MHz dengan access time sekitar 200 ns. Karakteristik dari Random Access Memory adalah dalam pengaksesan data yang tersimpan dalam memory dilakukan secara acak (random), bukan secara terurut (sequential). Hal ini berarti untuk mengakses elemen memory yang tersimpan di manapun akan diakses dalam waktu yang sama.

Jenis-Jenis RAM dan Sejarah Perkembangannya

Ø Dynamic RAM

Pada tahun 1970, IBM menciptakan DRAM. Disebut dynamic karena jenis memory ini pada setiap interval waktu tertentu selalu memperbarui keabsahan informasi. DRAM mempunyai frekuensi kerja yang bervariasi antara 4,77 MHz – 40 MHz.

Secara internal pada DRAM, setiap sel yang menyimpan 1 bit data memiliki 1 buah transistor dan 1 buah kondensator. Kondensator inilah yang menjaga tegangan agar tetap mengaliri transistor sehingga tetap dapat menyimpan data. Penjagaan arus ini harus dilakukan setiap beberapa saat (refreshing0 sehingga memakan waktu lebih lama.

Dynamic RAM (DRAM) merupakan sebuah jenis memori komputer dinamis yangdigunakan dalam PC sejak tahun 1996 hingga 2003.

DRAM awalnya berjalan pada kecepatan 66MHz untuk dipasangkan dengan prosesor Intel Pnetun Pro / Intel Pentium MMX / Intel Pentium II, terus ditingkatkan menjadi kecepatan 100 MHz, hingga puncaknya yaitu kecepatan 133 MHz yang dipasangkan dengan intel Pentium 4 dan AMD Althon/Duron.

Ø Static RAM

Secara internal setiap sel yang menyimpan n buah data memiliki 4 buah transistor yang menyusun beberapa buah rangkaian flip flop. Dengan karakteristik flip flop ini maka hanya akan ada dua buah keadaan,yaitu hiduo (high state) dan mati (low state) yang ditentukan oleh keadaan suatu transistor. Kecepatannya lebih tinggi dibandingkan dengan Dynamic RAM karena tidak diperlukan sinyal refresh untuk mempertahankan isi memory.

Static RAM adalah sejenis memory semikonduktor. Kata statik berarti bahwa memory memegang isinya selama listrik berjalan sehingga tidak memerlukan untuk disegarkan (refreshed) secara periodik. Hal ini dikarenakan SRAM didesain menggunakan transistor tanpa kapasitor sehingga tidak ada daya yang bocor. Selain itu SRAM juga didesain menggunakan cluster enam transistor untuk menyimpan setiap bit informasi, dan merupakan memori volatil yang dapat memegang data hanya bila listrik terus diberikan. Harga SRAM lebih mahal dan aksesnya lebih cepat daripada DRAM.

Chip SRAM biasanya digunakan sebagai cache memory karena kecepatannya.Saat ini SRAM dapat diperoleh dengan waktu akses 2 nano detik atau kurang dan diperkirakan mampu mengimbangi kecepatan processor 500MHz atau lebih.

Ø Fast Page Mode RAM (FPM RAM)

FPM RAM ditemukan sekitar tahun 1987. Memory jenis ini bekerja layaknya sebuah daftar isi.Arti page itu sendiri merupakan bagian dari memory yang terdapat pda row address. Ketika sistem memerlukan isi suatu alamat memory tertentu, FPM mengambil informasi mengenainyaberdasarkan dartas isi yang dimiliki. FPM RAM memungkinkan transfer data yang lebih cepat pada baris (row) yang sama dari jensi memory sebelumnya. Bekerja pada rentang frekuensi 16 MHz – 66 MHz dengan access time sekitar 50 ns. Selain itu juga mampu mengolah transfer data (bandwidth) sebesar 188,71 MB/sec. Memory FPM mulai banyak digunakan pada sistem berbasis inte 286, 386 dan sedikit 486.

Ø Extended Data Output RAM (EDO RAM)

EDO RAM diciptakan pada tahun 1995 yang merupakan penyempurnaa dari FPM DRAM. Memory EDO dapat mempersingkat read cycle-nya sehingga dapat meningkatkan kinerjanya sekitar 20%. EDO AM mempunyai access timeyang cukup bervariasi sekitar 70 ns–5ns dan bekerja pada frekuensi 33 MHz–75 MHz. Memroy EDO RAM banyak digunakan pada sistem berbasis intel 486 dan kompatibel dengan Pentium generasi awal.

Ø Synchronous DRAM (SDRAM)

Dibuat pertama kali pada peralihan tahun 1996 – 1997 oleh Kingston. Dinamakan SDRAM karena modul memory dapat bekerja pada kecepatan (frekuensi) bus yang sama / sinkron dengan frekuensi yang bekerja pada prosesor. SDRAM atau SIMM SDRAM memperbaiki kecepatan akses data yang tersimpan menggunakan proses sinkronisasi kecepatan dengan Frekuensi Sistem BUS pada prosesor. SDRAM berjalan dengan tegangan 3,3 volt dan access time sebesar 10 ns.

Dibandingkan dengan modul EDO RAM yang memiliki kecepatan tertinggi di FSB maksimum 75MHz, SDRAM dapat mencapai kecepatan 100MHz pada sistem yang sama. Selanjutnya SDRAM juga dikembangkan lebih jauh. Pada PC100 RAM, SDRAM yang dikembangkan untuk sistem BUS 100MHz. Pada PC133 RAM, SDRAM yang dikembangkan untuk sistem BUS 133MHz. Pada ECC RAM (Error Checking and Corection RAM), SDRAM bertugas mencari kerusakan data pada sel memory yang bersangkutan dan dapat langsung memperbaikinya. Namun sel data yang dapat diperbaiki hanya satu buah sel saja dalam satu waktu pemrosesan data.

Ø Burst EDO RAM (BEDO RAM)

Merupakan jenis EDO yang memiliki kemampuan bursting. Kinerjanya bisa 33% lebih tinggi dari EDO RAM. Awalnya BEDO RAM ini dikembangkan untuk menggantikan SDRAM, namun akhirnya ditinggalkan karena prosesnya yang asnkron dan terbatas sampai 66 MHz saja.

Ø Direct Rambus DRAM (DRDRAM)

Pada tahun 1999 Rambus,Inc menciptakan sebuah teknologi memory dengan arsitektur baru dan revolusioner, berbeda dengan SDRAM. DRDRAm ini didesain dengan hanya membutuhkan tegangan sebesar 2,5 volt dan dapat bekerja pada sistem bus 800MHz yang disebut sebagai Direct Rambus Channel. Mampu mengalirkan data sebesar 1,6GB/sec. Sayangnya kecanggihan ini tidak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh chipset dan prosesor saat itu, selain itu harganya yang sangat mahal membuat memory ini kurang diminati.

Ø Rambus DRAM (RDRAM)

RDRAM dikembangkan oleh RAMBUS,Inc pada tahun1999. Perbedaan dengan DRDRAM hanya terletak pada tegangan kerjanya yaitu membutuhkan 3,3volt. RDRAM memiliki jalur data yang sempit namun kinerjanya tidak dapat diungguli oleh DRAM jenis lain yang memiliki jalur data lebih lebar, hal ini dikarenakan RDRAM memiliki memory controller yang canggih. Jenis motherboard yang mendukung RAMBUS saja yang yang bisa memakai DRAM ini.

Ø SyncLink DRAM (SLDRAM)

SLDRAM dibuat karena adanya pembayaran royalti pada RAMBUS untuk menggunakan RDRAM. Hal ini tentu memberatkan para pengembang motherboard. SLDRAM dikembangkan dengan kecepatan 200 MHz dan bandwidth maksimum 1600MB/sec.

Ø Double Date Rate RAM (DDR RAM)

DDRAM dikembangkan tahun 1999, karena kebutuhan transmisi data yang sangat tinggi. Teknologi ini dikembangkan berdasarkan transmisi data dari dan ke terminal melalui sinyal tact. Misalnya pengguna hanya menggunakan 32MB untuk mendapatkan kemampuan 64 MB. AMD merupakan perusahaan pertama yang menggunakan DDR RAM pada motherboarnya.

Ø Serial Presence Detect (SPD)

merupakan perkembangan dari DIMM yang menyertakan sebuah chip EPROM yang dapat menyimpan informasi mengenai modul ini. Chip ini bertindak sebagai pendeteksi sedemikian rupa sehingga BIOS dapat membaca seluruh informasi yang tersimpan di dalamnya dan waktu kerja untuk performa CPU-RAM dapat maksimal.

· ROM (Read Only Memory)

Karakteristik kelompok memory ini sesuai dengan namanya. Data yang ada dalam ROM adalah data yang telah dimasukkan oleh pembuatnya. Data yang telah terkandung di dalamnya tidak dapat diubah-ubah lagi melalui proses normal, hnya dapat dibaca saja.

Ada bagian data di ROM ini dipergunakan untuk identitas dari komputer itu sendiri.Hal ini tersimpan dalam BIOS. Ada juga data yang terkandung dalam modul yang merupakan data yang dikses pertama kali ketika komputer dinyalakan. Urutan-urutan dari data yang terkandung dalam modul ketika pertama kali komputer dinyalakan diberi nama BOOTSTRAP.

Dalam proses BOOTSTRAP ini dilakukan beberapa instruksi, seperti memeriksa ALU, CU, BUS pendukung dari motherboard dan processor, memeriksa BIOS utama, BIOS kartu grafik, memriksa keadaan memory module, memriksa keberadaan secondary storage yang berupa floppy disk, hard disk, ataupun CD-ROM drive, kemuudian memeriksa daerah MBR dari media penyimpanan yang ditunjuk oleh BIOS.

Jenis-Jenis ROM :

Ø PROM (Programable ROM)

Jenis ROM ini memberikan kesempatan kepada pemakai untuk mengubahdata yang telah tersimpan secara default dalam memory. PROM Programmer bertugas membakar (burning in) chip PROM ini. Dengan memberikan arus listrik yang kuat, lokasi bit akan terbakar dan menunujukkan nilai 0 atau 1. Setelah melalui proses burning ini, PROM tida dapat dirubah-rubah nilainya.

Ø EPROM (Erasable Programable ROM)

Jenis ROM ini merupakan perkembangan dari EPROM. Dengan perkembangan bahwa pada EPROM ini dapat dilakukan penghapusan data yang telahdituliskan sebelumnya menggunakan sinar ultraviolet dan diprogram ulang secara elektrik. Sistematikanya yaitu sinar ultraviolet dipancarkan melewati celah di kumpulan chip sehingga muatan terlepas dan menyebabkan lokasi bit menjadi kosong lagi / tidak ada nilai.

Ø EEPROM (Electrically Erasable Programable ROM)

Jenos ROMini tidak jauh berbeda dari EPROM bahwa datanya dapat dihapu sdan diprogram ulang. Bedanya data pada EEPROM dapat dihapus tanpa menggunakan sinar ultraviolet, cukup menggunakan sinar pulsa listrik (electrical pulse). Pada perkembangannya EEPROM telah digunakan untuk BIOS dari sebuah motherboard. Dengen menggunkan teknik “flash”, isi dari BIOS dapat dibuat lebih baru (update).

0 komentar:

Posting Komentar

 

UM Bloggers


Universitas Negeri Malang

Sample Text

Starting Point...

Bila aku harus mengulangi hidup ini, aku akan membuat kesalahan-kesalahan yang sama, tetapi aku pastikan bahwa aku menemukan kesalahan-kesalahan itu jauh lebih awal. Sehingga keberhasilan akan datang lebih awal menjemput dan meng'elukanku.
Aku tidak tahu takdirku, tetapi aku tahu hakku untuk berhasil.